Tuhan, Surat ini bukan untukku

Tuhan, itulah judul sebuah dokumen yang tiba-tiba tersimpan di flashdiskku. Tidak tahu dokumen itu milik siapa dan untuk siapa. Tapi disitu tertera bahwa dokumen itu dibuat tanggal 2 January 2012, jam 19:20 dimana flashdisk itu belum kembali ada ditanganku. Kubuka dokumen itu dan membacanya. Isinya ternyata adalah sebuah puisi yang sepertinya merupakan ungkapan perasaan seseorang yang sudah lama terpendam.

Tuhan, aku percaya semua yang telah Kau berikan kepada umatnya.

Mana yang terbaik buat ku dan Terbaik buat dia, Tuhan.

Tapi, kalau boleh menuntut ijinkan akau bahagia bersamanya, Tuhan.

Aku ingin menguntai semua keajaiban-keajaiban dari Mu bersama dia, Tuhan.

Aku ingin menjadi Imam yang akan membimbing dan menjaga dia dengan baik, Tuhan.

Sudah cukup kau berikan semua rintangan dan cobaan dengan kesendirian dia memikul beban itu, Tuhan.

Aku ingin melihat dia bisa berkata lepas dan berteriak sekencang-kencangnya “AKU SANGAT BAHAGIA!”

Atau setidaknya, dia bisa tersenyum lebar kepada ku setiap hari, Tuhan.

Sudah cukup air mata yang keluar dari mata indahnya, Tuhan.

Aku ingin menjadikan tetesan air mata nya seharga emas dan berlian, sehingga terlalu mahal untuk mengeluarkan nya.

Apa aku terlalu muluk, atau terlalu Dini untuk bilang menjadi yang terakhir buat dia, Tuhan?

Tetapi inilah Hatiku yang paling dalam yang berkata, Tuhan.

Aku percaya semua kuasa Mu, Kamu bilang Tidak pun aku tidak bisa berbuat apa-apa.

Dan aku juga percaya Kepada Mu, yang tidak mungkin buat kita, bisa mungkin buatMu.

Apa mungkin kita bisa berjodoh, nanti Tuhan?

Dan aku berdoa setiap hari, kalau memang jalan kita diperuntukkan berbeda. Aku berbelok ke kanan, dia berbelok ke kiri.

Aku mohon dengan sangat, bahagiakan dia tuhan, Atau jika bisa kau boleh ambil bahagia ku untuk kau berikan kepadanya, Tuhan.

Berikan yang terbaik dari yang paling baik buat dia, Tuhan.

Dan Berikan aku keikhlasan untuk menerima dia bersama orang lain, Tuhan. Jika itu kehendakmu.

Aku hanya bisa berpasrah dan bersyukur, Terima kasih kau memperkenalkan ku dengan Bidadari yang begitu sempurna yang pernah aku temui.

Yang telah mengajarkanku untuk tetap semangat dan yang paling penting mengajarkan bahwa keajaiban-keajaiban Tuhan itu ada.

Dan kita masih sama-sama melanjutkan mimpi-mimpi kita yang terukir dulu,

Walaupun kita tidak dipersatukan kelak, Aku tetap mencintaimu.

Kemudian, rasanya dokumen itu seperti hidup dan menjawab setiap pertanyaan dan kalimat yang ada. Terdapat sebuah puisi yang merupakan balasan dari puisi diatas tepat dibawah puisi tersebut.

Jika ia sebuah cinta. ia tidak mendengar. namun senantiasa bergetar.

Jika ia sebuah cinta. ia tidak buta. namun senantiasa melihat dan merasa.

Jika ia sebuah cinta. ia tidak menyiksa. namun senantiasa menguji.

Jika ia sebuah cinta. ia tidak memaksa. namun berusaha.

Jika ia sebuah cinta. ia tidak cantik. namun senantiasa menarik.

Jika ia sebuah cinta. ia tidak datang dengan kata-kata. namun senantiasa menghampiri dengan hati.

Jika ia sebuah cinta. ia tidak terucap dengan kata. namun senantiasa hadir dengan sinar mata.

Jika ia sebuah cinta. ia tidak hanya berjanji. namun senantiasa mencoba memenangi.

Jika ia sebuah cinta. ia mungkin tidak suci. namun senantiasa tulus.

Jika ia sebuah cinta ia tidak hadir karena permintaan. namun hadir karena ketentuan.

Jika ia sebuah cinta. ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan. namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan.

Perlakukan setiap cinta seakan cinta terakhirmu, baru kamu akan belajar cara memberi.

Perlakukan setiap hari seakan hari terakhirmu, baru kamu akan belajar cara menghargai.

Jangan pernah menyerah, ingatlah bahwa kasih yang paling indah dan sukses yang terbesar, mengandung banyak resiko.

Yakinlah pada dirimu ketika kamu berkata:

♥Aku Mencintaimu.♥

By:>>>

Setiap kata yang ada seolah-olah menceritakan sebuah kisah tentang cinta dan perasaan yang terpendam namun abadi. Apa mungkin dia yang menulis semua ini untukku? Tidak mungkin. Aku pun hanya berdoa kepada Tuhan, semoga apa yang didambakan oleh orang yang membuat dokumen ini dan orang yang dituju dikabulkan oleh mu, Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: