Ingatlah hari ini

18 tahun terlewatkan begitu saja tanpa meninggalkan sesuatu yang berarti dalam hidup ini. Selama ini kita menganggap hari ulang tahun itu merupakan hari dimana umur kita bertambah panjang. Kita salah besar, sebenarnya pada hari itu kita semakin dekat dengan kematian atau umur kita berkurang satu tahun di dunia ini.

Aku termasuk orang yang tidak begitu suka merayakan hari ulang tahun tersebut, karena bagi ku pada hari itu atau malam sebelumnya kita harus merenungi apa yang sudah kita lakukan selama ini.

Sudahkah kita melakukan sesuatu yang berarti selama ini? sudahkah kita memaafkan orang yang menyakiti kita? sudahkah kita meminta maaf dari orang yang kita sakiti? sudahkah kita membanggakan kedua orang-tua kita? sudahkah kita cukup dekat dengan Tuhan yang menciptakan dan masih memberikan kita tambahan hari untuk kita hidup di dunia ini?

Akupun menyadari selama beberapa tahun terakhir ini, sudah terlalu jauh diriku ini dari dirimu Tuhan yang menciptakan dan memberikan setiap nafas kehidupan untukku didunia ini. Walaupun terkadang ku sadari hal ini, namun sulit sekali untuk bisa mendekatkan diri denganmu Tuhan. Selalu saja hambatan dan alasan yang datang untuk menjauhkan ku dari dirimu Tuhan.

Setiap nafas ku ini terasa terbuang percuma selama ini karena diriku belum bisa memberikan sesuatu yang bisa menjadi kebanggaan dan membanggakan kedua orang-tua ku. Terlalu banyak diriku ini membuat mereka menangis, marah, dan jarang sekali membuat mereka tersenyum.

Terkadang juga diriku ini membuat sakit orang-orang disekitar ku, mulai dari saudaraku, keluargaku, sahabat-sahabatku, teman-temanku, dan juga orang-orang yang pernah mencintai dan menyayangi ku. Entah apa yang sudah kulakukan kepada mereka selama ini sehingga bisa membuat mereka merasa sakit seperti itu. Diriku juga masih sangat sulit untuk bisa memaafkan setiap kesalahan dan kesakitan yang dilakukan orang-orang terhadap diriku ini.

Terlalu banyak dosa-dosa yang telah kulakukan selama ini baik disengaja maupun tidak, terlalu jauh diriku ini darimu Tuhan, terlalu jahat diriku ini kepada kedua orang tuaku, dan terlalu egois diriku ini kepada semua orang yang ada di dekatku.

Doaku padamu di malam kelahiranku ini Tuhan.

Bantulah diriku ini agar bisa lebih dekat denganmu, bantulah diriku ini agar bisa membuat setiap orang yang menyayangi ku tersenyum ketika ingat akan diriku, bantulah diriku ini agar bisa memberi sesuatu yang dapat menjadi kebanggaan setiap orang yang ada di dekatku, dan bantulah diriku yang hina ini untuk bisa berubah menjadi lebih baik sehingga setiap nafas yang engkau berikan kepadaku di dunia ini tidak terbuang dengan percuma, Amien..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: