Dirinya dan Diriku

Wajahnya bagaikan malaikat
Aku melihat cermin dimatanya
Ia dan Aku tiada beda
Sama-sama terikat dusta

Senyumannya begitu memikat
Membuatku terbebas dari semua belenggu
Tapi aku tidak dibiarkan melayang tak tentu
Seutas ikatan baru menahanku di tempat aku berdiri

Aku bisa memahaminya sekarang
Gravitasi bumi tak lagi menahanku
Wajahnya, senyumannya membuatku berdiri
Menghadapi setiap dusta yang mengikat kami

Dusta yang membuat kami saling melengkapi
Dusta yang membuat kami menjadi lebih tegar
Sebuah dusta yang menumbuhkan rasa cinta
Dan sebuah dusta yang meyakinkan kami
Tangan yang satu takkan bisa bertepuk tanpa tangan yang lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: