Kemarau

Kemarau hati ini adalah derita
Aku menjelma debu penuh dusta
Sedangkan engkau berwujudkan oase
Ditengah garingnya pencakar langit
Menolak fatamorgana bertopeng kasih

Nyanyianmu sejengkal firdaus yang jatuh ke bumi
Tawamu pencipta gelombang serotonin
Yang kudengar sebelum malam berselimutkan bayang

Senja ini kupasang lagi sayap-sayap patahku
Relakanlah ku terbang demi sejengkal firdaus itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: