Desember

Kekasih,
Kesendirian telah membunuh amarahku dan menguburnya jauh di dalam lembah kesunyian
Aku yang memilih membakar habis desember untukmu dan aku juga yang kembali mengais sisa-sisa desember untukku
Kau tak akan pernah lagi bisa mencintai desember dan mencintaiku dengan cara yang sama
Desember, bukan lagi desember yang sama untuk kita rindukan

Aku yang masih mencoba memaknai desember
Atau pun bulan-bulan lainnya untukmu
Mencoba menjadikan oktober manis
Semanis cincin yang kini bersemayam di jarimu itu
Mencoba membuat november menjadi hangat
Sehangat pelukanmu saat kita berada di sebuah percepatan antara pelukan dan dingin yang berhembus melawan ngantuk

Namun, jalan menuju matamu kini kosong
Tak ada lagi bara yang kutemukan di sana
Dan kita kembali bagai buih di lautan
Perlahan-lahan menjadi tiada
Luka itu masih terlalu dalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: