Pulang tapi tak pulang

Ibu Di ketinggian 11277m Dalam perjalanan pulang Anakmu meratap artinya pulang Ibu Anakmu pulang Walau dia sebenarnya tak pulang Bukan rumahmu lagi yang ia tuju Rumahnya kini telah berada di negeri antah berantah Ibu Anakmu pulang Tak banyak yang bisa dia bawa Hanya senyuman duka Kepura-puraannya Dan perih lain dimatanya Ibu Anakmu pulang Namun ia... Continue Reading →

Beri aku sebuah pintu

Beri aku sebuah pintu Agar aku bisa pulang ke negeri awan tempatku dulu terusir Beri aku sebuah pintu Agar aku bisa kembali menemui embun pagi yang memilih jatuh ke tanah Beri aku sebuah pintu Agar aku bisa melihat lagi tarian ombak dan batu karang serta tertawa bersama senja Beri aku sebuah pintu Agar aku bisa... Continue Reading →

Empat Sajak Perpisahan

untuk Bonco Pau Ohorella (Alm) (1) Sore itu, matahari seperti kembali menyelubungi dirinya dengan awan kelabu (telfon berbunyi, "ada yang mau bicara denganmu") Berita apa yang kau bawa sore ini? Jika itu merupakan suka, kenalkanlah ia dengan mekarnya senyuman Jika itu adalah duka, bicaralah dengan tegarnya air mata Bermil-mil jauhya, bumi kembali menepati janjinya dengan... Continue Reading →

Powered by WordPress.com.

Up ↑